Mengenal Jenis-Jenis Kambing Untuk Aqiqah

Banyaknya produsen kambing dan domba di Indonesia menghasilkan keuntungan dua kali lipat ketika khususnya ketika ada kegiatan hari besar umat islam yaitu pada Idul Adha. Selama musim Kurban, pembeli yang menjalankannya akan bersaing untuk membeli dan memilih kambing atau domba terbaik demi kesempurnaan ibadah. Hal ini tentu saja menjadi peluang usaha yang cukup menguntungkan bila mau berbisnis hewan kambing untuk aqiqah. Banyak komunitas pengusaha aqiqah di tiap daerah sekarang ini seperti : komunitas pengusaha Aqiqah Jogja di Jogjakarta, aqiqah bandung di Bandung dan banyak lagi yang lainnya.

Tetapi di luar musim kurban, peternak juga mendapat manfaat dari kebutuhan daging kambing untuk pasar yang ada, bail untuk kebutuhan keluarga kita sebagai salah satu olahan makanan yang banyak digemari maupun banyaknya permintaan dari hotel dan restoran yang ada untuk kebutuhan usahanya tersebut.

Berikut adalah beberapa jenis kambing yang cocok untu digunakan aqiqah yang banyak tersedia di negara kita:

Jenis kambing Kacang

Kambing Kacang ini, termasuk kambing domestik, berasal dari negara kita, Indonesia. Kacang-kacangan tersebar luas di hampir seluruh wilayah Indonesia. Ciri-ciri kacang adalah tubuh kecil, ringan, telinga pendek, punggung atas, dan leher pendek.

Kambing  kacang betina dan jantan  memiliki tanduk dengan ketinggian sekitar 56 cm. Kambing mencapai ketinggian 60 hingga 65 cm, seekor kambing dewasa memiliki berat sekitar 25 kg dan kambing bisa mencapai 30 kg. Secara umum, kambing berwarna hitam, putih, coklat atau kombinasi dari tiga warna. . Dia memiliki rambut pendek di seluruh tubuhnya kecuali ekor dan dagunya.

Jenis kabin Etawa

Kambing Ottawa adalah salah satu kambing yang diimpor dari India. Kambing Etawa adalah salah satu kambing yang menghasilkan susu dan merupakan kambing. Ciri-ciri kambing etawa ini adalah ia memiliki tubuh kambing yang relatif besar dengan tinggi kambing etawa 90-130 cm untuk kambing kambing jantan dan betina, yaitu sekitar 92 cm.

Berat kambing etawa bisa mencapai 100 kg untuk jantan, sedangkan berat kambing etawa bisa mencapai 63 kg. Kambing Etawa juga memiliki karakteristik sendiri, yaitu telinga yang panjang tergantung. Kambing itawa memiliki tanduk pendek untuk jantan dan betina, dan kambing jenis ini mampu menghasilkan susu hingga 3 liter per hari.

Jadi bagi mereka yang melakukan agate, jangan campur, karena di Indonesia ada banyak jenis kambing untuk agate, salah satunya adalah kambing etawa. Kambing ini dapat digunakan sebagai rumah jagal untuk agate dan pengorbanan. Kambing ini memiliki harga yang lebih tinggi daripada kambing jenis lain.

Jenis kambing peranakan Etawa (PE)

Jenis kambing agate selain kambing Ottawa adalah kambing Itawa berpotongan, yang merupakan hasil dari persilangan kambing Itawa yang berasal dari India dengan kambing lokal atau kambing kacang, dan karenanya menghasilkan strain kambing Itawa atau disebut kambing PE. Kambing PE tersebar luas di hampir seluruh wilayah Indonesia.

Kambing PE mirip dengan kambing Ottawa, tetapi ukurannya lebih kecil dari kambing Ottawa. Kambing PE memiliki keuntungan besar sebagai produsen daging dan susu.

Ciri-ciri kambing PE adalah telinga mereka yang menggantung panjang, dan warna bulu mereka berkisar dari coklat muda sampai hitam. Berat kambing jenis ini pada wanita adalah sekitar 35 kg dan jantan sekitar 40 kg. Tinggi pundak bisa mencapai 100 cm.

Jenis  kambing Gibas

Jenis kambing gibas ini banyak digunakan oleh orang Indonesia untuk kegiatan qurban maupun aqiqah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *